Membuat Buletin Sekolah (bag. 2)

.

Kunci masuk ke hati pembaca ada dua: pertama buatlah artikel yang dekat dengan mereka, kedua, sajikan dengan menarik. Nah, sekarang pertanyaannya adalah: seperti apa artikel yang dekat dengan pembaca?

Untuk mengetahui ini tentu kita pelajari dulu siapa pembaca kita. Jika kamu membuat bulletin sekolah, so pasti pembacanya adalah teman-teman di sekolahmu. Karena itu, sedari awal rancanglah rubrik-rubrik yang dekat dengan hidup mereka. Jumlah rubrik sebaiknya jangan terlalu banyak. Ini untuk mencegah menumpuknya beragam tema tulisan dalam satu halaman. Berikut poin-poin yang perlu diperhatikan dalam merancang rubrikasi:

  1. Sesuaikan jumlah halaman dengan rubrik. Biasanya bulletin sekolah, apalagi yang diterbitkan secara mandiri tak memiliki banyak halaman. Umumnya 12 atau 16 halaman. Rancanglah rubrik yang memakan dua atau tiga halaman (misalnya laporan utama atau cerpen), sementara rubrik-rubrik lainnya usahakan hanya perlu satu halaman saja. Ini penting untuk variasi halaman dan tulisan.
  2. Buatlah rubrik-rubrik yang dekat dengan kehidupan teman-teman sekolahmu. Misalnya rubrik ‘seleb minggu ini’ , menampilkan teman-teman atau guru yang sedang jadi bahan pembicaraan (terutama yang positif, ya). Teman-temanmu yang mencapai suatu prestasi, walau kecil saja (misal: juara lomba makan kerupuk), bisa dijadikan bahan.
  3. Susunlah rubrik-rubrikmu itu sesuai ‘berat-ringan’ tulisan. Tulisan berat letakkan di awal, sementara yang ringan, bikin hepi atau menghibur, letakkan di belakang.
  4. Tidak banyak yang bisa menulis opini, jadi kamu harus cari cara gampang untuk mengisi rubrik ini. Kamu bisa membuat semacam kartu-kartu opini untuk disebarkan ke teman-teman. Di kartu-kartu itu tulis semacam pertanyaan untuk memancing opini teman-teman. Cara ini secara tak langsung juga melatih teman-teman untuk terbiasa menulis dan mengemukakan pendapatnya
  5. Buatlah rubrik yang serupa twitter/facebook, di sini teman-teman bisa menyampaikan pesan atau pendapatnya, bisa juga kata-kata mutiara. Pesan bisa disampaikan melalui sms ke nomor redaksi. Rubrik semacam ini efektif untuk membuat buletinmu cepat dikenal
  6. Jangan ada terlalu banyak rubrik. Jadikan setiap rubrikmu memiliki manfaat untuk para pembaca

 

Nah, gampang ‘kan? Sekarang kamu bisa merancang rubrikasi buletinmu sendiri

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.