Delapan Buku Cerita Anak Terbaik yang Pernah Kubaca

Memilih hanya delapan buku cerita anak terbaik itu tidak mudah. Sepanjang hidupku aku sudah membaca banyak sekali buku-buku cerita anak yang luar biasa keren. Adalah suatu keberuntungan bagiku dulu bersekolah di SD yang perpustakaannya kebanjiran buku-buku cerita anak inpres. Aku membaca kisah-kisah anak pengungsi letusan Galunggung, kisah Razak si anak kampung, cerita dua sahabat pencari teripang di masa perang kemerdekaan, cerita anak-anak yang menjadi kurir para gerilyawan Indonesia, dan banyak lagi kisah-kisah heroik, manis dan fantastis. Aku selalu terhanyut dengan semua bacaan itu. Sering aku membayangkan diri sebagai salah satu tokoh cerita dan ikut pula berpetualang bersama tokoh utama. Masa kanak-kanak memang menyenangkan. Apalagi bacaan-bacaannya.

Beberapa waktu lalu terpikir olehku untuk membuat daftar delapan buku cerita anak terbaik yang pernah kubaca. Mengapa delapan? Mengapa tidak dua puluh? Mengapa tidak seratus? Ada beberapa alasan. Pertama, banyak di antara buku-buku bagus itu yang tak kuingat lagi judul maupun pengarangnya. Seperti kisah anak pengungsi Galunggung atau Razak si anak kampung itu. Aku membacanya saat usiaku sekitar 10-12 tahun. Well, ya itu berarti telah lewat puluhan tahun. Kedua, aku mempertimbangkan kemudahan untuk mendapatkannya di masa sekarang. Jadi, meskipun aku ingat judul dan nama pengarang cerita pencari teripang di masa perang kemerdekaan itu, dengan berat hati aku tidak bisa memasukkannya ke dalam daftar, karena buku itu sepertinya tidak diterbitkan lagi. Dua syarat ini membuat pilihanku jadi terbatas.

Nah, inilah delapan buku cerita anak terbaik versiku.

1. Tono dan Tini alias Jip dan Janeke

tt2

Aku membaca Tono dan Tini kira-kira pada usia 8-10 tahun. Buku ini adalah cinta pertama dan cinta sepanjang masaku. Aku jatuh cinta berat dengan buku ini dan pernah patah hati karena tak mampu menemukannya selama belasan tahun. Kisah Tono dan Tini sangat sederhana. Berkisah tentang keseharian dua sahabat karib, si Tono dan Tini yang usil, penuh ingin tahu, suka berpetualang dan kadang-kadang bertengkar. Kalimat-kalimat dalam ceritanya singkat-singkat dan mudah dimengerti. Bagian yang paling kuingat dari cerita itu adalah saat Tini dan Tono bermain melewati celah pagar rumah mereka. Menurutku itu mengasyikkan.

Kisah Tono dan Tini karya Annie M.G. Schmidt ini dicetak kembali oleh Elex Media Komputindo dengan judul aslinya, Jip and Janneke. Ya, cerita ini merupakan kisah terjemahan dari Belanda.

 

2. The Miraculous Journey of Edward Tulane

edward-tulane

Kalaulah ada buku cerita anak yang mmpu menggetarkan sisi spiritualku, maka itu adalah buku ini. Kisah karangan Kate Dicamillo ini sama sekali tidak bernuansa religi, namun terasa ada sesuatu yang transenden di dalamnya. The Miraculous Journey of Edward Tulane bercerita tentang kisah persahabatan antara Abilene dengan boneka kelinci porselennya yang dinamai Edward Tulane. Karena suatu peristiwa, mereka berdua terpisah lama sekali. Puluhan tahun Edward Tulane berkelana melalui tangan-tangan manusia sambil tetap merindukan Abilene. Suatu hari, ketika ia telah merasa tua dan rapuh, dan menjadi boneka bekas yang paling tidak diinginkan di sebuah toko boneka, seorang gadis kecil datang. Gadis kecil itu mengambil Edward Tulane dan memeluknya. Itu pelukan yang sangat hangat setelah bertahun-tahun berkelana. Di tengah-tengah pelukan itu ia mendengar suara. Dan ketika ia memandang si pemilik suara, betapa terkejutnya Edward karena ternyata itu adalah Abilene yang sudah dewasa. Gadis kecil yang mengambilnya dari rak itu adalah putri Abilene. Akhir ceritanya sungguh mengharukan. Buku ini suda diterbitkan kembali oleh Gramedia Pustaka Utama (GPU)

3. Petualangan Tom Sawyer

tom

Ini salah satu novel petualangan anak yang paling menakjubkan. Aku membacanya sekitar usia 12-14 tahun. Aku tak ingat sudah berapa kali membaca novel ini. Setiap kali dibaca selalu mengasyikkan. Di Indonesia novel ini diterbitkan oleh Bentang

4. Peter Pan

peter-pan-cover

Demikian populernya kisah Peter Pan, sampai-sampai ia nyaris menjadi cerita rakyat. Peter Pan adalah anak yang tidak ingin beranjak dewasa. Bersama Wendy, ia dan para peri mengalami berbagai petualangan yang menakjubkan. Novel karya J.M Barrie ini sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Edisi barunya diterbitkan oleh Gramedia. O ya, kisah J.M Barrie ini sudah diangkat ke layar lebar. Judulnya Finding Neverland, pemerannya Johnny Depp dan Kate Winslett.

 

5. Alice in Wonderland

 

Sama seperti Peter Pan, kisah Alice pun nyaris seperti cerita rakyat, saking populernya. Kisah ini berkali-kali difilmkan, dan selalu menarik untuk disimak. Film Alice terbaru disutradarai oleh Tim Burton dengan pemeran utamanya Mia Wasikowska. Namun, film Alice versi Tim Burton ini beda jauh dengan Alice versi asli yang ditulis oleh  Lewis Carroll. Sila baca tulisanku tentang itu di sini

alice-in-wonderland

6. Charlie and the Chocolate Factory

charlie-and-the-chocolate-factory

Buku karya Roald Dahl ini berkisah tentang Charlie, seorang anak keluarga miskin yang berharap dapat tiket emas untuk memasuki pabrik coklat Willy Wonka. Charlie yang sangat lugu dan polos ternyata mampu menarik perhatian Willy Wonka sehingga  ia berkenan memberikan pabrik coklat itu pada Charlie. Woaa, cerita yang sangat menyenangkan sekali bukan. Novel ini sudah difilmkan dan dibintangi oleh Johnny Depp

6. Keluarga Cemara

cemara

Kisah karya Arswendo Atmowiloto ini pada awalnya serial di sebuah majalah, lalu difilmkan dan dibukukan. Keunggulan Keluarga Cemara ada pada kesederhanaan kisah-kisahnya. Nilai-nilai kejujuran, kasih sayang dan kekeluargaan sangat terasa di setiap episode cerita. Menurutku, Keluarga Cemara termasuk salah satu cerita anak terbaik Indonesia.

7. Emil dari Lonneberga

Emil Dari Lonneberga

Kisah Emil karya Astrid Lindgren ini sangat lucu dan unik. Mengisahkan hari-hari Emil bersama adik perempuannya yang lucu. Yang paling menarik dari kisah-kisah Astrid Lindgren adalah imajinasinya yang luar biasa. Misalnya, bagaimana ia menceritakan Emil menggerek adiknya di tiang bendera, sehingga sang adik bisa melihat seluruh pemandangan yang indah, atau bagaimana kepala Emil terperangkap dalam toples kaca permen sehingga ia harus dibawa ke dokter. Kisah-kisahnya sangat imajiatif

8. Melukis Cinta

melukis-cinta

Melukis Cinta adalah buku cerita anak bergambar karya penulis Indonesia, Clara Ng, adapun ilustrasinya dibuat oleh Maryna. Cerita ini sangat sederhana. Mengisahkan percakapan antara Lulu dengan ibunya mengenai apa arti cinta. Dialog-dialognya sangat manis. Kalau aku nggak salah buku ini mendapatkan penghargaan Adikarya IKAPI

Share Button

5 Replies to “Delapan Buku Cerita Anak Terbaik yang Pernah Kubaca”

  1. Wongki

    Saya jadi inget sama buku cerita yang pernah saya baca waktu sekolah SD. Saya gak inget pengarangnya, dan beberapa judul buku ceritanya juga agak lupa, diantaranya: si jarongar dari rimba mahato. Fitrah. Penyesalan. Kalo ada diantara kalian yang punya buku2 cerita itu, bolehlah kita tukar pinjam. Alamat email saya: wongkiwiryawan@gmail.com

    • admin

      Saya masih ketemu buku-buku cerita lama itu di loakan. Sebagian besarnya hasil gusuran dari gudang penerbit kayaknya.

  2. Buku Bacaan Anak

    Wahhh, setuju banget sistt… kykna masa kecil kamu bahagia banget ya, buku bacaan anak diatas adalah yang terbaik dimasanya. Seiring berjalannya waktu, sekarang ada frozen dan barbie..hehehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published.