Ide-ide Baru Superhero

Setelah nonton film Antman yang dibintangi Paul Rudd dan Michael Douglas, saya jadi semakin haqqul yaqin bahwa di dunia kreatif, yang namanya kehabisan ide itu nggak ada. Lagi buntu? Lihat sekelilingmu. Hanya dengan sedikit lentikan imajinasi saja kamu bisa bikin cerita apa saja. Mulai dari kisah gorden sampai bak cuci piring, kecoa sampai garpu tanah. Pagar sampai cicak-cicak di dinding. Semua ide membentang di hadapanmu, tinggal kamu bisa menangkapnya atau tidak.

Nah, setelah nonton film superhero Antman, yang bisa membuat tokohnya mengecil seperti semut dan mampu memerintah mereka untuk jadi prajurit penjebol server perusahaan teknologi super canggih, saya jadi pingin mendaftar kemungkinan-kemungkinan superhero baru yang lahir dari hewan. Ehem…maksudnya bukan dilahirkan betulan ya, tapi secara kiasan saja. Beberapa superhero memang ‘terlahir’ dari hewan. Batman itu ‘lahir’ dari kelelawar, Spiderman dari laba-laba, Catwoman dari kucing, paling Poison Ivy saja yang ‘lahir’ dari tumbuhan beracun. Nah, berikut ini daftar calon superhero yang saya buat.

1. Dogman. Manusia Anjing

Alkisah suatu malam seorang remaja broken home berusia 18 tahun pulang ke rumahnya dalam kondisi nelangsa. Siang itu ia baru saja diancam DO oleh kampus karena didakwa merencanakan tawuran antar fakultas (padahal yang merencanakan adalah teman segank-nya, tapi karena mereka satu gank, ia ikut terlibat), trus sorenya ia dapat kabar kalau ayah tirinya masuk ke penjara dan butuh uang jaminan untuk bebas. Ibunya yang bekerja sebagai salah satu staf masak restoran meneleponnya sambil menangis. Di puncak nelangsa ia duduk seperti orang bodoh di tepi pantai tak tahu harus melakukan apa, lalu begitu sadar hari sudah malam ia memutuskan pulang. Di tengah perjalanan, hujan turun, ia memutuskan mengambil jalan pintas. Jalannya sepi. Di tengah hujan ia berjalan cepat menuju pulang. Tak tahunya, di tengah jalan, ia bertemu seekor anjing yang kemudian mengejarnya. Terjadilah adegan kejar-kejaran menegangkan. Ia berhasil selamat, tapi tak bisa menghindar ketika satu gigitan kecil mampir di kakinya.

Ia sampai di rumah dalam keadaan menggigil. Di kamar ia beristirahat. Tengah malam badannya panas sekali dan ia mulai mengigau-igau. Paginya, ia mendapati dirinya bisa mencium apa saja yang ada di rumah itu, bahkan termasuk bau permen karet usang yang menempel di bawah keset di teras rumah. Padahal saat itu ia di lantai dua. Mendadak ia bisa memisahkan seluruh jenis bau dan merekam masing-masingnya dalam ingatan. Pendengarannya juga sangat tajam. Ia bisa mendengar apa saja pembicaraan Nancy, gadis tetangga yang diam-diam ia suka. Ketika ia membantu adiknya membuka kaleng roti, secara naluriah ia membukanya dengan giginya, dan kraaak! kaleng pun sobek. Ia memiliki gigi setajam pisau.

Makin hari ia mendapati tenaganya makin kuat dan larinya menjadi lebih cepat. Seminggu setelah kena gigit itu ia sadar telah menjadi seorang Dogman.

2. Amubagirl, cewek amuba

Dia seorang mahasiswi pintar namun tak punya teman. Ia memakai kawat gigi jelek, kacamata bergagang tebal dan pakaian ala nenek-nenek ke kampus. Di kelas ia kerap menjadi bahan tertawaan, dan namanya, Lilly, kerap dijadikan istilah mengejek. Misal “Kamu Lilly banget deh”, maksudnya, kamu kampungan banget deh. Muncul pula istilah Lillyisme, yakni suatu istilah yang ditujukan pada cewek-cewek yang dalam beberapa hal mirip dengan Lilly. Julukan-julukan ini sangat jelek konotasinya sehingga para cewek selalu berusaha untuk tampil seberbeda mungkin dari Lilly.

Suatu kali Lilly demam. Tiga hari lamanya ia tak bisa bangkit dari tempat tidur. Orangtuanya membawanya ke dokter, lalu Lilly menjalani tes labor, hasilnya, Lilly kena infeksi amuba. Ada sejumlah besar hewan ini di tubuhnya.

Makin hari kondisi Lilly makin gawat hingga dia koma. Dokter sudah angkat tangan, orangtuanya pasrah. Lalu, ketika dokter menyatakan mereka tidak mampu berbuat apa-apa lagi, Lilly membuka mata dan duduk. Ia mencabut semua slang di tubuhnya. Semua orang terkesima, tak percaya apa yang terjadi. Lilly hanya berkata: “Bu, bawa aku pulang.”

Apa yang terjadi pada Lilly? Dia sendiri pun tak tahu, hanya saja, sesaat sebelum ia membuka mata ia merasa ribuan amuba menyesak ke seluruh organ vital tubuhnya. Jantung, ginjal, otak. Ia merasa kesakitanluar biasa namun tak mampu membuka mulut. Tepat di puncak kesakitannya, semua tiba-tiba berhenti. Tubuhnya terasa ringan, dan ia merasa seribu kali lebih sehat dari sebelumnya.

Di rumah, ketika sendirian di kamar, ia mengalami sesuatu yang aneh. Ketika ia tengah duduk di tempat tidur, ia berpikir tentang mengambil sesuatu dalam lemari pakaiannya, lalu tiba-tiba ia melihat dirinya sudah ada di sana, dan di saat yang sama, ia masih duduk di atas tempat tidur. Ia terkejut dan panik, tapi, ia berusaha tenang. Ia memfokuskan pikiran pada dirinya di atas tempat tidur lalu bayangan dirinya di depan lemari, hilang.

Besoknya, karena penasaran dengan kejadian tersebut, ia mencoba mengulangi. Hal yang sama terjadi. Bahkan, ketika ia mencoba berpikir tentang berada di kamar mandi, tiba-tiba saja bagian dirinya yang lain muncul di kamar mandi. Di saat yang sama, ia ada di tempat tidur, di depan lemari dan di kamar mandi. Ia bisa membelah diri dan semua bagian dirinya original! Ada ledakan euforia dalam dirinya. Ia terus mencoba hal itu berulang-ulang, hingga ia bisa berada di sekolah dan di saat yang sama menonton bioskop dan tidur di kamarnya.

Suatu kali, ia menemukan buku tentang infeksi amuba yang ditulis seorang dokter di perpustakaan. Ia terkejut karena apa yang ditulis dalam buku itu terjadi pada dirinya. Ia pun pergi menemui sang dokter. Dari sana, perjalanannya sebagai superhero pun dimulai.

Okeh, baru dua hal ini yang terpikir oleh saya (ditambah mengantuk), kapan-kapan saya mau sambung daftar ini lagi, tentu setelah saya buka-buka lagi ensiklopedi hewan milik anak saya.

bye bye

 

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.