Ide-ide Baru Superhero (bag. 2)

Halllooo…setelah sebelumnya saya menulis ide baru tentang superhero bagian pertama di sini  tibalah saatnya saya memposting ide bagian kedua. Apa saja itu? Cekidot yaaaah

Chameleon Boy atawa cowok bunglon

Suatu hari Profesor Kirk, seorang ilmuwan sinting yang jenius luar biasa berhasil menciptakan baju bunglon dari sejenis zat kimia yang sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Zat kimia ini salah satu komposisinya adalah zat yang memicu perubahan warna di kulit bunglon. Ini adalah proyek ambisiusnya sejak 20 tahun lalu. Dia girang bukan kepalang saat berhasil. Malang baginya, seseorang di universitasnya yang memang sejak lama mengincar formula baju bunglon itu berusaha merampasnya dengan tujuan mengangkangi hasil penemuan itu sebagai miliknya.

Profesor Kirk yang sudah tua berupaya menyelamatkan diri dari ancaman pembunuhan rekan sekerjanya. Dia membawa serta baju dan formulanya. Saat sudah terdesak, ia melemparkan kedua benda berharga itu ke jendela seseorang. Hanya beberapa menit setelahnya, rekan kerjanya yang jahat itu menemukannya, dan membunuhnya. Profesor Kirk tewas, dan rekan kerjanya yang jahat (kita sebut saja Profesor Dick) tidak mendapatkan apa-apa selain tas kosong dan formula palsu. Dia marah sekali.

Lalu, bagaimana kabar baju dan formulanya? Baju itu ternyata nyasar di jendela Mark, seorang mahasiswa sejarah yang membenci ilmu pasti. Ketika melihat ada tas berisi baju dan formula rumit yang tidak dimengertinya, ia segera melemparnya ke tong sampah kertas di kamarnya sambil marah-marah. Ia bermaksud membuang benda itu besok pagi.

Keesokannya, betapa terkejutnya dia karena tidak melihat baju itu di tong sampah. Ia hanya melihat tas kecil penyimpa baju dan remukan kertas formula itu. Dikorek-koreknya tong sampahnya, tetap tak ditemukan. Ia hanya menemukan kertas. Dia berpikir sesuatu telah terjadi semalam. Seseorang mencuri sampahnya! (yang benar saja!). Dia periksa jendela dan pintunya, tak ada kerusakan. Dia tak mungkin tidak mengunci pintu kamarnya.

Dalam keadaan begitu, dia sodok-sodok sampah-sampah kertas itu dengan kakinya lalu menemukan sesuatu yang aneh. dia mengangkat kakinya dan sesuatu tergantung di situ. Sepertinya sih kertas, tapi kok ketika diraba kayak baju yang semalam. Dijauhkannya baju itu dari tumpukan kertas dan….ajaib, baju itu perlahan berubah warna seperti semula. Dari putih ke abu-abu. Dalam keadaan tak percaya ia taruh baju itu di atas tempat tidurnya, dan ajaib, perlahan, baju itu beruba warna seperti seprei. Ini bukan baju biasa! ia kenakan baju itu, lalu mendapati dirinya berubah sesuai tempat ia berada. Ketika ia berada di dekat cermin, secara ajaib, ia pun seperti berubah menjadi cermin.

Diambilnya kertas berisi formula itu. Ia berupaya mengetahui apa maksudnya. Tapi ya…susahlah…soalnya dia kan benci ilmu pasti. Akhirnya dia menemui seorang gadis pecinta kimia di kampusnya. Kebetulan, gadis ini adalah seseorang yang selama ini diidam-idamkannya. Jadi ada modus juga di siniiii >_< . Singkat cerita, mereka berdua akhirnya mengetahui kalau formula itu berkemungkinan besar adalah formula baju bunglon yang nyasar ke kamar Mark. Si gadis (kita sebut Lillian), pernah mendengar dari salah seorang dosennya kalau ada seorang profesor yang tengah mengembangkan sebuah formula kimia berdasarkan sifat kulit bunglon. Beberapa hari setelahnya Lillian membaca berita kematian Profesor Kirk di koran. Ia langsung memberi tahu Mark soal ini dan meminta Mark merahasiakan soal baju bunglon itu.

“Seorang yang jahat pasti berusaha merebutnya. Profesor Kirk berusaha menyelamatkan baju itu dengan melemparnya ke suatu tempat, kebetulan nyasar ke kamarmu.”

“Lalu apa yang harus kulakukan?” tanya Mark.

“Diamkan saja,” kata Lillian.

Tapi, Mark bukan jenis orang yang bisa berdiam diri. Ia penasaran dengan kematian Profesor Kirk dan berusaha mengungkapnya. Ia menggunakan baju bunglon itu dalam misinya. Inilah awal mula ia menjadi seorang Cowok Bunglon alias Chameleon Boy. Lillian kelak menjadi kekasihnya.

okeh….baru itu yang terpikir oleh saya. Sampai jumpa di episode selanjutnya

 

o ya, jika ada yang mau membantu ilustrasi tokoh-tokoh baru superhero ini, betapa menyenangkannya. Nanti saya tampilkan di sini. Email saya ada di kolom ‘Tentang Penulis’ (bagian atas)

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.