Cinta Segala Musim

13709912_10205501789424018_5423162604372704172_nKetika Rampak, lelaki yang sangat dicintai Rae mengalami kejatuhan yang paling menyakitkan dalam hidupnya, Rae dipaksa untuk menghadapi dua pilihan, tetap bersama Rampak dalam penderitaan atau pergi, meninggalkan Rampak untuk menyongsong hidup yang lebih nyaman. Di tengah guncangan yang melimbungkan Rae memutuskan untuk menghadapi semuanya. Jika Rampak tak menyerah,dia pun tak ingin kalah.

**

Ini adalah novel romantis yang menjadi pemenang unggulan III Lomba Menulis Novel Inspiratif Indiva. Aku suka menulis kisah-kisah romantis dalam pernikahan, karena menurutku, cinta dalam pernikahan itu lebih sejati. Di situlah kesanggupan kita untuk menerima pasangan apa adanya, diuji. Sebelum menikah, yang kita lihat hanyalah semua yang ingin kita lihat saja. Kebaikannya, manis senyumnya, sifat murah hatinya, tetapi, setelah menikah kita dipaksa untuk melihat semua yang awalnya tak ingin kita lihat. Egoisme, kebiasaan lelet, pengabaian, dan lain sebagainya. Pernikahan, bukanlah akhir sebuah kisah bahagia, tetapi, awal sebuah perjalanan menuju daerah yang masih asing bagi kita. Sebagai sepasang kekasih, suami istri mesti mengira-ngira jalan manakah yang akan diambil bila menemukan halangan. Sering kali kita mengambil jalan yang tidak diketahui. Dan, sering kali pula, jalan itu membawa kita pada tempat yang begitu indah.

Inilah kisah dalam “Cinta Segala Musim”. Novel ini sudah edar di toko buku. Silakan dibaca sebagai hadiah pernikahan anda sendiri, atau orang-orang yang anda kenal.

Selamat membaca ^_^

Share Button

One Reply to “Cinta Segala Musim”

  1. desy yunihar

    finished to read this book

    seperti biasanya Maya Lestari GF menurut saya bukan hanya penulis tapi juga researcher. di setiap buku yg ditulis nya anda akan menemukan satu ilmu baru, yang pasti tidak akan mendetil tapi setidaknya akan memberi informasi kepada pembacanya. seperti dalam cerita ini maya sedikit mengupas tentang apa bangunan da arsitektur. dan saya yakin ini ditulis telah melalui research.
    mungkin ini hanya masalah rasa, dan saya tidak begitu mendapatkan feel terhadap tokoh rae. ini berbeda ketika saya membaca buku novel love interrupted, pada buku itu seakan saya bisa larut sebagai aisha. mungkin bagian rae meninggalkan rampak harus dibuat sedikit lebih panjang, sehingga ada pergelutan emosi yang lebih dalam ?
    tapi sekali lagi ini hanya masalah rasa, saya sangat senang dengan buku maya lestari gf karna selalu memaparkan secara detail. dan terlebih lagi maya selalu mengangkat tempat dan nama-nama yang ada di seputaran sumatra barat, tidak harus membuat nama lokasi di daerah lain
    buat maya lestari gf sukses selalu

Leave a Reply

Your email address will not be published.