Lima Cara Mengembangkan Kemampuan Literasi Anak

Hasil survey indeks literasi yang diterbitkan oleh Central Connecticut State of University (CCSU) pada Maret tahun 2016 lalu cukup membuat miris. Dari 61 negara yang disurvey, peringkat literasi Indonesia ada di uruta ke 60. Riset yang juga menilai reading assesment score untuk anak di bawah usia 18 tahun itu, seperti yang dikutip dari laman CCSU.edu (diakses 4/6/2017) menunjukkan bahwa kemampuan anak-anak Indonesia memahami bacaan juga sangat rendah.

Nah, sebenarnya bila dilakukan sedari dini, kemampuan literasi anak-anak bisa sangat tinggi. Itu artinya, keluarga dan bentuk pendidikan usia dini memberi pengaruh sangat besar terhadap tinggi-rendahnya kemampuan literasi seorang anak.

Dilansir dari Winnipeg.com (64/2017), ada lima cara yang terbukti efektif mengembangkan kemampuan literasi seorang anak. Proses pembelajarannya mestilah dimulai sejak bayi. Lima cara itu adalah:

1. Bicara

Rutin ngobrol dengan anak akan membantu mengembangkan kemampuan berbahasa dan menstimulasi otaknya. Sejak anak masih bayi, rajin-rajinlah bicara apa saja dengannya.

2. Menyanyi

Lagu anak-anak umumnya berima. Rima sangat baik untuk melatih kepekaan berbahasa. Semakin baik syair dan rima sebuah lagu, semakin peka otaknya mengindera bahasa. Indonesia punya cukup banyak lagu-lagu anak-anak yang indah dan berima, seperti Balonku, Burung Kutilang, Pohon Cemara dan Naik Delman. Selain itu, Seperti yang dikutip dari Raisingchildren.net.au (3/4/2017) orang tua juga bisa melakukan permainan rima kata. Permainan ini akan melatih anak mendengar dengan cermat bagaimana sebuah kata berbunyi. Permainan ini bisa dimainkan dimana saja dan kapan saja. Saat Anda melontarkan sebuah kata, misalnya delman, ajak anak untuk menyebut kata yang mirip rimanya, seperti teman atau zaman.

3. Membacakan buku cerita atau mendongeng

Rutin membacakan buku cerita untuk anak akan membuat mereka terlatih menjadi pembaca yang baik ketika besar nanti. Luangkan waktu lima menit menjelang tidur malam untuk membacakan cerita-cerita menarik untuk mereka. Biarkan anak-anak melihat gambar dan huruf di buku tersebut.

4. Menulis

Setelah anak berusia 4 atau 5 tahun, ajaklah mereka menulis. Kegiatan ini akan membuat anak belajar untuk memindahkan bunyi huruf yang mereka dengar ke dalam simbol-simbol. Gunakanlah media pelajaran yang menarik.

5. Bermain

Bermain ternyata merupakan cara efektif untuk mengembangkan kemampuan literasi anak-anak. Ketika mereka melakukan permainan imajinatif semacam main masak-masakan, dokter-dokteran, dan yang semacamnya, tanpa sadar mereka akan berlatih menyesuaikan kosa kata sesuai profesi atau permainan yang dijalani. Manfaat lainnya, mereka juga akan pelan-pelan mempelajari dunia tempat mereka tinggal.

Nah, selamat mengembangkan kemampuan literasi anak Anda.

*dimuat pertama kali oleh penulis di UCWEB

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.