Membuat Kisah Perjalanan untuk Anak Homeschooling

Membiasakan anak-anak untuk membuat laporan perjalanan mereka merupakan salah satu cara menstimulasi kemampuan menulisnya. Mula-mula mereka akan berupaya menemukan satu gagasan besar dalam kisah itu, lalu perlahan belajar menguraikan gagasan itu dalam kalimat. Untuk mempermudah, saya membuat template laporan perjalanan itu. Di situ mereka bisa memasukkan data-data yang perlu diketahui pembaca seperti kapan perjalanan itu terjadi, apa yang dilakukan sepanjang perjalanan, transportasi yang dipakai, dll.

Ini adalah laporan perjalanan yang dibuat Alifa (7,5 th). Ia menceritakan bagaimana rencana perjalanannya berubah karena tempat yang awalnya ingin dituju ternyata tidak sesuai harapan. Meski begitu dia tidak sedih karena ternyata tempat kedua ini sangat menyenangkan.

Ini adalah lembaran pertama laporan perjalanan Alifa. Di sini dia bisa memasukkan data-data perjalanan seperti jadwal kepergian, bersama siapa ia pergi, lama perjalanan dan kendaraan apa yang digunakan. Biasanya, anak-anak seusia Alifa tidak memperhatikan detail data begini, nah, saya melatih Alifa memasukkan unsur 5W+1H tulisan dengan cara begini
Ini adalah halaman kedua laporan perjalanan Alifa. DI sini ia menuliskan kisah lengkap perjalanannya

O ya, sebagai info, Alifa masih belajar memahami bahwa penulisan setiap kata itu dipisah. Sebelum ini, ia menulis dengan cara menyambung semua kata, hingga kita susah memahami tulisannya. Kalimat yang seharusnya ditulis seperti ini: Ibu pergi ke pasar membeli ikan, ia tulis menjadi Ibupergikepasarmembeliikan. Jadi, ketika ia menulis laporan perjalanan ini, saya duduk di sampingnya dan sigap memberi aba-aba ‘pisah/spasi’ setiap kali ia selesai menulis sebuah kata.

Nah bagi yang ingin mendapatkan template laporan perjalanan ini bisa mengunduhnya di sini

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.