Buku-Buku Homeschooling yang Saya Rancang Untuk Tahun 2018 (bag.2)

Menyambung postingan saya tentang buku-buku homeschooling yang saya susun untuk anak-anak saya pada tahun ini  kali ini saya akan menampilkan buku lainnya. Buku ini berjudul ‘How to Draw Book’. Sesuai namanya, buku ini menampilkan lembaran-lembaran yang berisi panduan menggambar sesuatu.

Tampilan sampul

Seperti apa halaman dalamnya? Nah ini dia

 

Setiap halaman berisi petunjuk visual cara menggambar seekor hewan. Halaman di atas menampilkan cara menggambar ikan dan gajah. Buku ‘How To Draw’ ini sebenarnya tidak  bertujuan mengajari Mahreen cara menggambar hewan yang benar, karena Mahreen sendiri sudah bisa menggambar aneka hewan sesuai imajinasinya. Buku ini saya buat untuk lebih mengembangkan imajinasinya. Ibarat belajar menulis kreatif, yang saya tunjukkan cuma satu kata, yaitu (misalnya), ‘pelangi’, maka siswalah kemudian yang bertugas menyelesaikan sebuah cerita bertema pelangi.  Nah fungsi buku ini begitu juga. Gambar hewan di situ nantinya akan dikembangkan Mahreen menjadi sebuah gambar bermakna. Contohnya, ketika dia menggambar kodok sesuai petunjuk, dia juga mesti menggambar habitat kodok (misalnya), atau perjalanan si kodok, atau apapun itu (hwedeh, ngomong saya belibet yah). Nah ini adalah gambar yang dibuat Mahreen setelah dia menggambar kelinci berdasarkan instruksi visual yang dia lihat. Mahreen juga menggambar kebun wortel, kolam, ikan duyung, serta lubang tempat tinggal si kelinci (gak terlalu kelihatan kali ya karena ukuran byte gambarnya terlalu kecil). Fungsi gambar di sini hanya sebagai kata kunci untuk membuka dunia imajinasinya.

Darimana Bahannya?

Ini pertanyaan yang sering banget diajukan ke saya. Well, di zaman sekarang, ketika bahan-bahan belajar makin mudah didapatkan, selama punya kuota internet, hampir semua materi bisa dibilang, sangat mudah dicari. Saya umumnya menyusun sendiri bahan belajar anak-anak saya dengan bahan-bahan yang saya temukan di internet. Internet itu ibarat rimba subur penuh sayur dan buah, kita sebagai pengunjung bisa mengambil sebebasnya untuk keperluan pribadi. Biayanya jauh lebih murah. Saya cuma butuh kertas dan tinta saja untuk mendapatkan begitu banyak materi (plus kuota internet pastinya). Biaya belajar anak-anak jadi sangat murah, dengan hasil sesuai yang saya harapkan. Uang yang ada bisa saya gunakan untuk menyalurkan minat anak-anak seperti les musik dan robot atau membeli lebih banyak lagi buku-buku prosa untuk mereka. Di situs ini pun saya menyediakan free pdf yang bisa diunduh sebebasnya.

Nah, seiring perkembangan teknologi, para orang tua sebenarnya makin terbantu untuk mengajari anak-anaknya. Sumber berlimpah di internet. Ini anugerah. Jadi, ayo manfaatkan semaksimalnya

 

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.