Q & A: Bisakah Anak Homeschooling Masuk Sekolah Formal Bila Ia Menginginkan?

Ini termasuk pertanyaan yang cukup sering ditanyakan. Bagaimana kalau suatu saat anak homeschooling ingin sekolah formal? Bisakah?

Jawabannya tentu saja bisa, hanya saja, kalau sebelumnya dia tidak punya ijazah formal (masih usia SD), maka kemungkinan besar dia cuma bisa diterima SD swasta (mungkin SD negeri juga bisa, saya kurang informasi soal ini). Ini berdasarkan pengalaman teman saya yang sebelumnya tinggal di luar negeri. Begitu dia balik ke Indonesia, anaknya sudah berusia sebelas tahun, nggak punya rekam jejak NIS alias Nomor Induk Siswa layaknya anak hs. Dia dimasukkan orang tuanya ke sebuah SD swasta, langsung di kelas lima. Bagaimana soal administrasi ke Diknas? Nah, itu diurus oleh sekolahnya.

Lalu bagaimana kalau ada anak yang menghabiskan usia SD-nya (7-12 th) dalam homeschooling, lalu karena sesuatu hal harus masuk sekolah formal (SMP)?  Based on  our story, bisa juga. Ayesha saat ini bisa masuk SMP negeri paling favorit di Padang melalui jalur prestasi.  Wakepsek SMP tersebut yang ngomong sendiri ke saya, kalau mereka bisa menerbitkan surat untuk meminta Diknas memasukkan Ayesha ke sekolah mereka dalam penerimaan siswa online. Tapi, Ayeshanya nggak mau sekolah, jadi ya, niat baik Bapak Wakepsek kami balas dengan doa saja.  Tapi, bagaimana kalau anak hs ingin masuk sekolah negeri dengan jalur biasa? Ya bisa juga. Dia mesti ikut ujian paket dulu untuk dapat ijazah. Dia bisa masuk ke sekolah negeri berbekal ijazah paket itu.

Saat ini, Ayesha sendiri tengah bersiap untuk ikut ujian Paket A di sekolah payungnya. Dia sebenarnya nggak mau, tapi saya membujuk dia untuk ikut buat jaga-jaga. Yaaa … mana tahu suatu saat butuh. Lebih baik mempersiapkan payung, kalau-kalau hari hujan 😀

Jadiiiii, insyaallah nggak masalah ya.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.