Waspada Stunting Pada Anak Anda

Apa itu stunting? Stunting adalah suatu kondisi kekurangan gizi pada anak yang terjadi dalam jangka waktu lama. Umumnya terjadi pada masa 1000 hari pertama kehidupan anak, dihitung dari saat dalam kandungan. Kenapa? Karena proses pembentukan manusia dalam kandungan, sangat ditentukan dari kualitas dan kuantitas nutrisi yang masuk ke dalam tubuh ibu. Jika seorang perempuan hamil kurang mendapatkan asupan nutrisi memadai saat kehamilannya, maka bayinya bisa saja terancam kekurangan gizi yang berefek pada lemahnya struktur dan fungsi syaraf.

Itulah satu di antara sekian pemaparan yang diberikan Direktur Gizi Masyarakat, Kementrian Kesehatan RI, Bapak Doddy Izwardy dalam sosialisasi Gerakan Masyarakat Sadar Kesehatan (GERMAS), 22 Maret 2018 lalu di Pangeran Beach Hotel, Padang. Pemaparan beliau tentang kondisi stunting di Indonesia sungguh bikin kaget. Kasus stunting di Indonesia ibarat gunung es. Apa yang ada di bawah permukaan jauh lebih besar dan mengkhawatirkan.

Penyebab Stunting

stunting
Efek Stunting

Stunting disebabkan oleh:

  1. Rendahnya akses terhadap kualitas dan kuantitas makanan bernutrisi tinggi’
  2. Pola asuh yang kurang baik, terutama berkaitan dengan pemberian makanan ke anak. Sebagian orang tua suka memberikan makanan instan ke anak alih-alih membuatnya sendiri dari bahan makanan bernutrisi tinggi dan alami
  3. Kurangnya perhatian ibu hamil pada nutrisi bayinya.
  4. Rendahnya akses terhadap pelayanan kesehatan, sanitasi dan air bersih
  5. Anak tidak mendapat ASI pada awal-awal kehidupannya

Sejak tahun lalu Kemenkes RI melakukan upaya massif untuk memberantas stunting, diantaranya dengan membangun banyak toilet untuk masyarakat, pengadaan air bersih, merevitalisasi pasar-pasar tradisional supaya lebih sehat (bersama Kementrian Perdagangan) dan pemberian vitamin serta zat besi pada remaja perempuan dan ibu hamil (supaya terhindar dari anemia). Namun, tentu saja ini bukan pekerjaan mudah yang bisa berhasil sekali jadi. Perlu upaya bersama kita semua untuk memberantas ini. Sebab, stunting, bukan hanya mengakibatkan kemunduran individu, tapi juga sebuah bangsa secara keseluruhan. Dengan prevalensi stunting yang begitu tinggi di Indonesa, bila tidak segera diatasi akan mengakibatkan lost generation, yang ujung-ujungnya akan memundurkan suatu negara.

Memberantas stunting bisa dimulai dari rumah kita sendiri, dengan mulai memperhatikan secara penuh nutrisi yang diberikan ke anak. Hindarkan memberi anak makanan instan, mulailah memberikan menu gizi seimbang untuknya. Makanan bernutrisi tidak mesti mahal. Sebagaimana yang diungkapkan dr. Tan Shot Yen yang juga hadir di acara itu. Banyak sekali bahan pangan murah bergizi sangat tinggi di Indonesia, di antaranya ubi, ikan laut dan daun singkong yang kandungan zat besinya sangat tinggi. Dalam acara itu, dr. Tan juga mengajak kita semua untuk kembali kepada bahan pangan alami Indonesia.

 

 

 

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.