Belajar Menganalisis Buku/Film

Analisis adalah salah satu materi belajar bahasa yang sangat penting dalam homeschooling kami. Mengapa begitu? Sederhana saja, orang yang memiliki kemampuan analisis yang baik, akan bisa menjadi problem solver alias pemecah masalah. Dia bisa melihat dengan jeli akar sebuah persoalan, mengurainya secara sistematis, lalu mencari jalan pemecahannya. Nah, kemampuan analisis ini tidak bisa diperoleh dadakan, melalui kursus-kursus motivasi singkat sekian jam, saat seseorang dewasa. Kenapa? Karena hal ini terkait dengan perkembangan serabut neuron. Jika serabut neuron di wilayah otak yang bertanggung jawab dalam analisis tidak tumbuh maksimal saat anak kecil, ya gimana mengasahnya secara maksimal ketika dia sudah dewasa? Otak memang terus berkembang. Otak tidak berhenti bertumbuh meski seseorang sudah berusia 30 atau 40, tetapi … tentu kita semua tahu, mengajarkan sesuatu saat seseorang masih kecil, jauh lebih mudah ketimbang setelah dewasa. Ibarat kata pepatah, belajar di waktu kecil ibarat melukis di atas batu, akan membekas selamanya. Jadi, mumpung anak masih kecil, bukalah semua potensi otaknya seluas-luasnya, agar minat dan bakatnya tumbuh maksimal di atas semua potensi otak ini.

lembar analisis (perbanding film “Liitle Rascal, Save the Day” dengan “Molly Moon”) milik Ayesha

Berikut ini adalah salah satu materi analisis dalam homeschooling keluarga saya. Materi ini saya berikan untuk anak saya usia 8+. Materi ini cenderung mudah bagi mereka, karena saya sudah melatihnya sejak usia mereka masih balita. Nah, bagi anak-anak yang baru mulai belajar menganalisis, materi ini sebaiknya diberikan setelah mereka belajar meresensi buku/film. Untuk informasi, semua anak saya bekali dengan jurnal homeschooling yang berisi lembar resensi film dan buku. Saya sudah mempostingnya di sini dulu, sila ubek-ubek dan unduh di sini yaaa. Nah, kalau anak sudah cakap membuat review film dan buku, akan lebih mudah memberikan materi analisis ini kepada mereka. Okeh, jadi ini langkahnya di homeschooling kami ya:

  1. Materi resensi film/buku
  2. Materi analisis.

Saya mengasah kemampuan mereview film/buku ini sekitar setahun. Jadi, nggak ujug-ujug langsung dikasi lembar analisis ya. Nah selama setahun itu saya bersabar mendampingi mereka belajar mereview sebuah cerita dan menganalisis kekurangan serta kelebihannya. Kemampuan analisisnya akan tumbuh perlahan seiring rutinnya materi ini diberikan.

Nah, sila unduh materi analisis ini di sini yaa

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.