Menulis Kreatif: Beruang Berin Mencari Ikan

Ada banyak metode yang saya gunakan dalam pengajaran menulis kreatif untuk anak usia sekolah dasar,  metode komik salah satunya.

Metode komik ini bisa dikatakan metode favorit saya untuk mengajarkan anak-anak cara menyusun plot dan merangkai beberapa ide menjadi sebuah gagasan yang utuh.  Metode ini juga sangat membantu anak yang masih belajar cara menyusun kalimat dengan benar.  Kalimat?  Yep!  Pondasi pertama menulis kreatif adalah kemampuan menyusun kalimat dengan baik.  Saya tidak mengajarkannya melalui metode membosankan yang sangat teoritis serupa 'Ibu Budi pergi ke pasar membeli kol',  tapi melalui dialog.

Dalam materi komik ini,  saya mengosongkan balon-balon dialog,  dan meminta anak mengisi percakapannya sendiri. Cara ini sangat mudah,  karena, selain sifatnya visual,  anak-anak yang baru belajar menulis tidak perlu menulis panjang (oh,  oke,  lupakan kisah pengalamanku saat berlibur di kampung kakek itu). Salah satu hal yang membuat anak enggan belajar menulis kreatif adalah mereka sudah disuruh nulis prosa,  padahal baru mulai belajar.  Seharusnya,  pelajaran menulis kreatif di awal itu sebatas mengajarkan anak cara merangkai gagasan saja dengan 'fun'.   Kenapa?  Karena ini adalah kemampuan bercerita paling dasar.

Berikut ini adalah materi merangkai gagasan melalui komik.  Materinya sangat sederhana,  tapi insyaallah hasilnya tidak sederhana.  Jika cara ini terus dilakukan,  lama-lama anak akan jadi terbiasa menulis dengan baik.

Materi ini tersusun dalam dua halaman.  Di halaman kedua adalah materi untuk anak yang ingin menulis cerita lebih panjang tentang kisah di komik.

Silakan mengunduh materi ini di kolom unduhan