Merancang Visi dalam Pendidikan Keluarga (Homeschooling)

Anda sudah bertekad ingin menyelenggarakan homeschooling untuk anak, selanjutnya apa? Menurut saya, hal pertama yang harus dilakukan adalah menyusun filosofi pendidikan yang mau dipegang. Filosofi inilah landasan semua metode belajar yang kita pakai. Semua prinsip-prinsip didasarkan pada ini. Jika anda sudah punya filosofinya, akan mudah mengarahkan pendidikan itu sendiri.

Saya sendiri menganut filosofi pendidikan yang dikemukakan salah satu ulama besar yang juga pendidik Indonesia, M. Natsir. Beliau mengatakan, ‘Pendidikan harus memiliki landasan, dan harus menuju sesuatu, dan tujuan pendidikan manusia harus sejalan dengan tujuan penciptaannya’.

Kalau sudah bicara tentang poin terakhir, maka tentu kembali ke ideologi yang dianut setiap manusia/keluarga. Kembali ke pemahaman masing-masing orang, yang, boleh jadi sama maksudnya, tapi dibahasakan secara berbeda.’

Muncul pertanyaan, kenapa sebuah tujuan pendidikan harus sesuai dengan tujuan kehadiran manusia? Yaitu, supaya hidupnya selaras dengan alam, supaya ia bisa membangun harmoni terhadap satu sama lain. Ketika pendidikan tidak menuju ke sini, maka akan timbul kekeringan. Secara rohani akan timbul kegersangan. Manusia selalu berusaha mencari makna dalam hidupnya, ketika ia tidak menemukan, maka yang ada kekosongan.

Jadi, sebelum memulai homeschooling tetapkan dulu apa yang ingin anda tuju dalam pendidikan anak-anak anda. Setelah jelas tujuannya, maka rancanglah langkah-langkah untuk mencapai tujuan tersebut.

Saya mau kasi contoh sederhana.

Tujuan pendidikan keluarga anda misalnya sebagai berikut.

Mendidik anak-anak supaya menjadi anak yang beriman, cerdas, dan mandiri.

Anda uraikan satu-satu tiga poin di tujuan itu.

 

1.Beriman. Penjabarannya, rajin beribadah, berakhlak (contoh).

Uraikan bagaimana cara mencapai tujuan ini, misal: memulai dengan kebiasaan beribadah bersama, mengkaji segala hal tentang agama bersama keluarga, memberi teladan, dll.

2. Cerdas. Penjabarannya: pintar, kuat literasi, penalaran baik, kreatif.

           Uraikan cara mencapainya (misal: menuatkankemampuan literasi, numerasi, dll)

  1. Mandiri. Penjabarannya: pantang menyerah, bisa mengurus diri sendiri. Uraikan cara mencapainya (misal mengajar anak mandiri mengurus dirinya, dimulaid ari yang kecil-kecil).

Nah, cukup dengan menguraikan tujuan di atas, anda akan punya gambaran sederhana mengenai model-model pendidikan yang mungkin bisa anda terapkan di rumah.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.